Halaman

Jumat, 09 Maret 2012

TANGGUNG JAWAB: 1. Mengawasi terlaksananya kegiatan pembinaan siswa yang baik dan terkendali. 2. Memikirkan dan merencanakan penyempurnaan penerimaan siswa baru WEWENANG: 1. Mengkoordinir dan mengatur seluruh kegiatankesiswaan mulai dari rencanaan, implementasi dan evaluasi 2. Menyetujui rencana pembinaan siswa. 3. Menyetujui tindak lanjut siswa yang bermasalah. 4. Memberikan persetujuan tentang rencana kegiatan luar sekolah. 5. Memberikan instruksi dan memastikan dilaksanakannya intruksi tersebut TUGAS: 1. Mempersiapkan penyusunan program kerja kegiatan siswa 2. Membentuk kepanitiaan PSB. 3. Mengkoordinir perencanaan dan pelaksanaan kegiatan siswa dalam dan luar sekolah.Mengevaluasi pembinaan kesiswaan 4. Menyelenggarakan rapat koordinasi. 5. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tata tertib siswa. 6. Melaksanakan pengelolaan sistem administrasi Kesiswaan. 7. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan Kepala Sekolah

TANGGUNG JAWAB:
  1. Mengawasi terlaksananya kegiatan pembinaan siswa yang baik dan terkendali.
  2. Memikirkan dan merencanakan penyempurnaan penerimaan siswa baru
WEWENANG:
  1. Mengkoordinir dan mengatur seluruh kegiatankesiswaan mulai dari rencanaan, implementasi dan evaluasi
  2. Menyetujui rencana pembinaan siswa.
  3. Menyetujui tindak lanjut siswa yang bermasalah.
  4. Memberikan persetujuan tentang rencana kegiatan luar sekolah.
  5. Memberikan instruksi dan memastikan dilaksanakannya intruksi tersebut
TUGAS:
  1. Mempersiapkan penyusunan program kerja kegiatan siswa
  2. Membentuk kepanitiaan PSB.
  3. Mengkoordinir perencanaan dan pelaksanaan kegiatan siswa dalam dan luar sekolah.Mengevaluasi pembinaan kesiswaan
  4. Menyelenggarakan rapat koordinasi.
  5. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tata tertib siswa.
  6. Melaksanakan pengelolaan sistem administrasi Kesiswaan.
  7. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan Kepala Sekolah

Selasa, 21 Februari 2012


Sejarah Liverpool FC

Liverpool adalah klub di inggris yang didirikan pada 1892 akibat perseteruan John Holding dengan Everton FC, Liverpool menjelma kekuatan serius di kompetisi sepakbola Inggris. Klub sempat diberi nama Everton FC and Athletic Grounds, Ltd., atau diringkas Everton Athletic, namun FA menolak mengakui dua tim bernama Everton. Houlding pun akhirnya memilih nama Liverpool FC.
Tak butuh lama bagi Liverpool untuk mencicipi gelar di liga. Pada 1900/01, Liverpool sukses menjuarai Divisi Satu dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian. Final Piala FA pertama dilakukan pada 1914, meski mereka dikalahkan Burnley 1-0. Liverpool sempat terseok-seok sebelum Bill Shankly datang sebagai manajer pada 1959. Shankly membenahi tim secara besar-besaran dan menggunakan sebuah ruangan bernama The Boot Room untuk menggelar rapat pelatih.
Kejayaan Liverpool bersama Shankly dilanjutkan Bob Paisley, yang antara lain sukses membawa Reds merengkuh trofi Eropa pertama. Pada 1972/73, Liverpool menyabet Piala UEFA dan menyusul Piala Champions empat tahun berikutnya. Periode keemasan Liverpool pun dimulai. Sayangnya, catatan keemasan itu sedikit ternoda oleh insiden Heysel dan Hillsborough pada 1980-an. Kedua insiden mengerikan tersebut memakan korban nyawa penonton sepakbola dan masih terus dikenang hingga saat ini. Kali terakhir Liverpool menjuarai liga adalah musim 1989/90 dan sudah terlalu lama mereka menunggu untuk mencicipi sukses pertama di era Liga Primer.
Liverpool berhasil mendapatkan treble (perolehan tiga gelar) dua gelar domestik (Piala Liga dan Piala FA) dan Piala UEFA pada musim 2000/01. Meskipun begitu, memenangi treble bukanlah hal yang baru bagi mereka. Pada 1984 mereka menjadi juara Piala Champions, Piala Liga dan Liga Inggris. Ini adalah treble dengan gelar besar yang pertama untuk sebuah klub Inggris.
Berikut ini pencapaian juara yang dikemas oleh Liverpool
Juara Divisi Satu 18[1]
1900/01, 1905/06, 1921/22, 1922/23, 1946/47, 1963/64, 1965/66, 1972/73, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1979/80, 1981/82, 1982/83, 1983/84, 1985/86, 1987/88, 1989/90
Juara Divisi Dua 4
1893/94, 1895/96, 1904/05, 1961/62
Juara Liga Lancashire 1
1892-93
Liga Champions 5[1]
1976/77 3-1 vs. Borussia Mönchengladbach
1977/78 1-0 vs. Club Brugge
1980/81 1-0 vs. Real Madrid
1983/84 1-1 (4-2 melalui adu penalti) vs. AS Roma
2004/05 3-3 (3-2 melalui adu penalti) vs. AC Milan
Juara Piala UEFA 3
1972/73, 1975/76, 2000/01
Juara Piala FA 7
1964/65, 1973/74, 1985/86, 1988/89, 1991/92, 2000/2001, 2005/2006
Juara Piala Remaja FA 2
1995/96, 2006/07
Juara Piala Liga 7[1]
1980/81, 1981/82, 1982/83, 1983/84, 1994/95, 2000/01, 2002/03
Juara Charity Shield 15
1963/64[2], 1964/65+, 1965/66, 1973/74, 1975/76, 1976/77[2], 1978/79, 1979/80, 1981/82, 1985/86*, 1987/88, 1988/89, 1989/90, 2000/01, 2005/06
Juara Piala Super Eropa 3
1977, 2001, 2005
Juara Piala Super Inggris 1
1985/86
Juara Divisi Satu untuk Cadangan 16
1956/57, 1968/69, 1969/70, 1970/71, 1972/73, 1973/74, 1974/75, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1980/81, 1981/82, 1983/84, 1984/85, 1989/90, 1999/2000